Jumat, 19 Juli 2013

FanFict48: "Yuuhi wo Miteiru ka?" (Haruka Nakagawa Edition!)



APAKAH KAU MELIHAT MENTARI SENJA?HARUKA?



          Pagi ini adalah pagi yang cerah,matahari bersinar dengan terang dari arah barat,memancarkan sinar yg hangat untuk menyambut hari dimana anak sekolahan seperti mendapatkan semangatnya kembali untuk bergegas berangkat ke sekolah.
Namun hal yg berbeda ada pada anak yg bernama Kevin,ia merasa sangat malas karena harus bertemu lagi dengan pelajaran sekolah yg sangat membosankan baginya,padahal sekolah adalah salah satu jembatan untuk meraih cita-cita dan kesuksesan.

“Kevin! Ayo bangun nak! Sudah jam segini! Nanti telat sekolah lagi” Bentak Ibu Kevin
“hmmmm,ada apa sih bu? Kevin masih ngantuk nih liat?” kata Kevin sambil menunjuk matanya
“Kamu ini! Mau ibu hukum lagi! Ayo buruan!” bentak Ibunya lagi
“eh,nggak bu,masa Kevin harus ngepel lagi?” melas Kevin
“makanya buruan! cepetan!”

          Ya,Kevin adalah anak yg cukup pemalas,ia sering sekali terlambat sekolah,sudah banyak sekali kasus nakal yg pernah dialami oleh Kevin,sehingga ia juga sering terkena skorsing dari pihak sekolahnya,namun dibalik kelakuan pemalas dan nakal itu,Kevin adalah pemain andalan Tim Basket sekolahnya,Kevin juga beberapa kali mendapat penghargaan dan dapat mengantarkan tim basket sekolahnya menjadi juara 1,oleh karena itulah Kevin sangat disegani oleh teman-temannya.

“bu,minta uang jajan dong,hehe!” pinta Kevin pada Ibunya
“uang kemarin abis vin?itu kan uang jatah 2 hari?kamu ini!” tegur ibunya
“hehe,iya bu,bolehlah minta lagi...?” kata Kevin memohon
“yaudah,ini,jangan boros!!!sudah sana berangkat!”
“sip,makasih bu”

           Setelah semua sudah siap,Kevin bergegas berangkat sekolah,menggunakan motornya,tak perlu waktu lama untuk menuju ke sekolahnya,hanya 20 menit Kevin sudah berada di tempat parkir motor dan segera bergegas menuju ruang kelasnya.
“TTTeeeeeetttt,ttteeeeeeetttt” suara bel tanda masuk pun berbunyi
Tak lama kemudian ibu guru pun segera memasuki kelas,namun ada seseorang perempuan mengikutinya dari belakang,semua bertanya-tanya pada saat itu.

“perkenalkan anak-anak,dikelas kita ada murid baru,dia asli orang japan” kata Ibu guru
名前名前HARUKA......”kata murid baru itu
“ngomong apa nih anak?bahasa tingkat dewa ini mah?” batin Kevin
“kumaha damang neng!?” teriak salah satu murid
“ibu sudah bilang dia dari japan,tapi sudah bisa berbahasa Indonesia walaupun sedikit namanya Haruka Nakagawa,ibu harap kalian bisa berteman baik dengan Haruka....”
“iyaa bbuu...” jawab semua murid serentak

“tttteeeeeeetttttt,tttteeeeeettttttt” suara bel tanda pulang sekolah sudah terdengar,semua murid tengah sibuk merapikan isi tasnya dan tak sabar lagi untuk pulang kerumah masing-masing,kecuali Kevin yg hari ini harus mengikuti latihan basket disekolahnya,sekarang ruang kelas Kevin sudah sepi ,menyisakan Kevin,dan Haruka beserta teman sebangkunya itu.

“Kevin jangan lupa lho,nanti latihan basket!harus datang!” kata Vira teman sebangku Haruka
“iya!iya! biasanya juga datang kan,jangan cerewet...” kata Kevin datar
“basket?basket menyenangkan!boleh aku ikut?” kata Haruka polos
“eh,bisa ngomong indo dia Vir?tapi aneh,haha” ejek Kevin
“yaiyalah,tadi ibu guru udah bilang,makanya dengerin!” balas Vira
“Haruka mau ikut?boleh kok,nanti main bareng ya!” kata Vira
“yyeeeaayyy!aku senang!” kata Haruka girang
“dasar japan!” ejek Kevin
“dasar jutek!” balas Haruka
“eh,bilang apa?” Tanya Kevin
“udah deh Vin,lagian kamu juga ngatain dia gitu,hehe Haruka pinter deh bisa bales ejekanmu” kata Vira

          Sudah jam 3 sore,semua orang yg mengikuti latihan basket telah berkumpul di lapangan basket sekolah,Tim basket sekolah dibagi menjadi 2,yaitu tim basket putra dan putri,sebelum mulai berlatih mereka semua mendapat pengarahan dari sang pelatih basket,setelah selesai mendapat pengarahan dari pelatih,semua peserta melakukan pemanasan dan segera memulai latihan.

“Kevin kamu latihan bersama tim basket putri,ajari mereka cara bermain basket yg benar!” kata pelatih
“kok saya pak?aduh males pak,pengen main sama tim putra nih pak?” keluh Kevin
“Kevin!jangan terus mengeluh!ini demi kemajuan tim putri sekolah kita juga!” jelas pelatih
“iii....yyyaaaa pak” kata Kevin pasrah
“bagus,bapak akan bantu kamu,”

Dengan terpaksa Kevin mau tidak mau harus menuruti kata pelatihnya itu,ia segera bergegas menuju tim basket putri yg tengah menunggu datangnya pelatih basket mereka.

“yups!ayo kita mulai!pertama-tama kita latihan cara mendrible bola dengan benar!” kata Kevin
“kok yg ngajar kamu Vin?pelatih kemana?” Tanya Vira
“iya,kenapa jutek?” kata Haruka polos
“hahahahaha” semua tertawa mendengar Haruka mengejek Kevin
“eh,ada doraemon!jadi ikut ternyata?” ejek Kevin
“iiihhhhhh!jahat!” balas Haruka
“udah,udah!ayo kita mulai latihannya Vin,ntar dimarahin pelatih lagi?”
“okedeh!” kata Kevin semangat

          Setelah latihan team basket putri selesai,kini  giliran team basket putra yg berlatih,semua nampak semangat pada sore hari ini,Kevin bermain sangat baik,begitu juga dengan teman-temannya,team basket putri yg sedang istirahat pun dibuat terkagum-kagum dengan variasi permainan basket yg diperagakan tim putra,tidak heran tahun lalu mereka dapat meraih juara 1 mengalahkan tim-tim hebat dari sekolah lainnya.

“bapak harap kalian dapat belajar dari tim basket putra ,mereka adalah inspirasi bagi kalian” kata pelatih kepada tim putrid yg sedang istirahat
“tapi pak,kita hanya punya waktu banyak untuk kejuaraan,hanya 2 minggu,gimana caranya?” Tanya Vira
“kalian pasti bisa!asal dapat belajar dari tim putra dan berlatih dengan sungguh-sungguh!” jelas pelatih
“tapi pak,kita belum ada center yg bisa menopang serangan dan pertahanan tim,bukankah itu kunci permainan basket yg dinamis?”
“bapak mengerti,pemain yg sedang kalian cari,berada pada salah satu dari kalian semua,cepat atau lambat akan muncul sosok center yg kita butuhkan!” kata pelatih
“center?seperti si jutek disana?” batin Haruka

          Hari telah berganti malam,saat itu Kevin tengah bersantai-santai didepan rumahnya sambil menikmati camilan dan kopi kesukaannya,ditemani oleh udara dingin dan kesunyian yg dapat membuat pikiran Kevin rileks sejenak,saat sedang enjoy menikmati suasana tiba-tiba...

“krrriiiinggg,krrrriinngggg!!!” suara handphone Kevin berbunyi pertanda ada sms masuk
“halo selamat malam,dingin sekali yaaaa!” isi pesan masuk tersebut
“siapa nih kurang kerjaan banget,ganggu orang aja!” keluh Kevin
“maaf siapa ya?daripada kirim sms nggak jelas,mending kirim pulsa aja kenomor saya...” balas Kevin mengetik sambil tertawa
“beli dong!aku Haruka! :D” balas nomor tak diketahui tadi dan ternyata itu nomor Haruka
“eh,nggak nanya?terserah mau HARUKA,HACIKO,DORAEMON,dll,sama aja,ada apa emang? :p” ketik Kevin pada Haruka
“ih,jahaat! :p besok aku nunggu di lap.basket,setelah pulang sekolah!datang yaaa!” balas Haruka
“ada apa nih si Doraemon mau ketemuan?nyatain cinta kali ya,haha” batin Kevin dengan PDnya

          Keesokan harinya Kevin berangkat sekolah seperti biasanya,hanya saja Kevin dihantui oleh rasa penasaran yg sangat besar hari ini,ia masih penasaran kepada Haruka yg mengajak dirinya untuk bertemu selepas pulang sekolah.

“eh Doraemon,nanti ada apa sih?kok ngajak ketemuan?penting nggak?” Tanya Kevin pada Haruka
“ihh,nama aku Haruka,hm ada deh!ini penting banget buat aku!” balas Haruka sambil tersenyum
“ciiee,ada apa nih kalian berdua mau ketemuan?haha,liat Haruka muka Kevin jadi merah gitu,haha” ejek Vira yg baru datang menghampiri Kevin dan Haruka
“apaan sih Vir!” bantah Kevin dengan muka malu dan segera meninggalkan Haruka dan Vira

“tteeeetttt,tteeeettttte” tak terasa bel pulang sekolah sudah berbunyi,seluruh siswa sibuk untuk pulang, sedangkan Kevin tetap berada di dalam kelas,ia menunggu sampai suasana sekolah benar-benar sepi dan kondusif,setelah menunggu beberapa menit,akhirnya suasana kelas dan sekolah sudah sepi,Kevin segera bergegas menuju lapangan basket sekolah,ternyata disana sudah ada Haruka yg terlihat menunggu Kevin.

“Doraemon,ngapain?udah nunggu lama?” teriak Kevin
“Kevin,kamu datang?bagus!” tanya Haruka heran
“iye,mau ngomong apa?” Tanya Kevin cuek
“emmmm,aku....akuuu.......” kata Haruka terbata-bata
“wah,pasti nyatain cinta nih?sampe grogi gitu,aduh kenapa jantung gue deg-degan ya?” batin Kevin
“akkuuuu.........” kata Haruka
“kalo suka ngomong aja,nggak usah grogi gitu?” kata Kevin dengan PDnya
“iiiihhhhh!!!siapa suka kamu?tidak!!!” balas Haruka
“lha?terus ngapain?” Tanya Kevin heran
“aku mau kamu latih aku main basket!dasar jutek!haha!” kata Haruka sambil menertawai Kevin
“oohh,bo..boleh deh....” kata Kevin sambil memalingkan muka karena malu
“haha,Kevin malu!makanya jangan sok gitu ya...” ejek Haruka
“ah,gak jadi nglatih si doraemon lah...” kata Kevin kesal
“iya,iya maaf Kevin jangan marah,aku minta maaf” kata Haruka menyesal
“hmm,oke deh saya maafin!ayo kita mulai!latihan!” balas Kevin semangat

          Mereka berdua lalu berlatih bersama hingga tak terasa sudah sore,Haruka berlatih sangat sungguh-sungguh,terlihat Haruka sudah mengeluarkan seluruh tenaga untuk berlatih,maka tidak dapat dipungkiri Haruka sangat lelah,melihat hal itu,Kevin mengerti lalu Kevin bergegas membeli minum untuk mereka berdua.

“doraemon,boleh tanya nggak?” tanya Kevin
“Haruka!bukan doraemon!tanya apa?” tanya Haruka balik
“iya deh,Haruka!kenapa berlatih sampai sejauh ini?” kata Kevin
“2 minggu lagi ada kejuaraan basket putri,aku ingin menang!aku ingin jadi center permainan tim,seperti kamu,tim tanpa center,tidak dapat seimbang” jelas Haruka
“oohhh,yakin bisa hanya 2 minggu?” tanya Kevin meremehkan Haruka
“aku yakin!!!” balas Haruka dengan semangat menggebu-gebu
“hhhmmmmmmm,semoga...” kata Kevin santai

          Hari demi hari tak terasa sudah terlewati,kejuaraan basket pun semakin dekat,persiapan tim sudah lebih baik dari minggu lalu,Haruka yg berlatih menjadi center semakin matang dan menguasai posisi yg sedang dipelajarinya,semua berkat pelatih dan rekan-rekan tim yg telah mendukung dirinya,terlebih lagi Kevin yg berperan sangat sentral dalam mengajari haruka menjadi pemain center yg efektif bagi timnya,sekarang tim basket putri  telah dalam kepercayaan diri yg tinggi untuk menuju kejuaraan yg akan datang.
Suatu hari saat di kantin sekolah,Kevin sedang nongkrong bersama dengan teman-temannya...

“Vin,bener lu yg ngajarin si jepang jadi center tim basket putri sekolah kita?” tanya Aldi teman Kevin
“iye bener,kasihan biar bisa menang kejuaraan kan?itung-itung nambah piala kita!haha” celoteh Kevin
“ngapain lu juga ajarin dia?kaya kurang kerjaan aja,imbasnya,lu jarang sama kita-kita nih,tiap nongkrong lu selalu bilang sibuk,sibuk ngajarin si jepang itu hah?”  tanya Aldi
“nggak gitu bro,gue cuma....” kata Kevin
“cuma apa?kayaknya lu suka sama dia ya?ngaku deh!” kata Aldi memotong
“apaan?nnngggak kok!ngapain juga!” bantah Kevin
“udah deh!ngaku aja!haha suka sama orang jepang!” ejek Aldi
“nggak mungkin lah,gue suka sama cewek kayak dia,mukanya aja persis sama doraemon gitu,basket bisa jadi center juga karena gue,kalo nggak ada gue,dia nggak berguna!betul nggak?haha” jelas Kevin
“Kevin!!!!” teriak Haruka yg ternyata ada dibelakang Kevin dan teman-temannya,Haruka dan Vira mendengar semua kata-kata yg dilontarkan Kevin tadi
“Haa...Haa..ruka??” kata Kevin kaget
“kamu jahat Vin!aku benci kamu!benci!!!” kata Haruka menangis dan segera berlari meninggalkan Kevin
“Vin,kamu mikir apa sih?apa Haruka serendah itu dimatamu?ini semua salahmu!!!” tambah Vira kesal lalu mengejar Haruka
“Vir aku........” kata Kevin

          Kevin hanya terdiam,tak bisa berkata-kata lagi,tak ada gunanya menjelaskan disaat keadaan seperti ini,Kevin merasa bersalah dan sangat menyesal telah melontarkan kata-kata menyakitkan kepada Haruka yg telah percaya padanya.
“ttttteeeeeettttt,tttteettttt” bel pulang sekolah kembali berbunyi,hari ini hujan matahari tidak tampak sedikitpun sejak pagi,sekarang sekolah sudah sepi,namun Kevin masih didalam kelas ia memandangi bangku Haruka tak henti-hentinya,menyesali apa yg telah ia lakukan kepada Haruka,merasa sudah cukup puas memandanginya,Kevin pun berniat untuk pulang.
Kevin terkejut saat melewati lapangan basket sekolah,langkahnya terhenti secara mendadak karena melihat Haruka bermain basket ditengah hujan yg sedang mengguyur seakan tiada henti itu,terlihat Haruka bermain dengan muka kesal dan semrawut tak karuan,Kevin yg melihat hal itu hanya bisa terdiam.

“kenapa!!!dia benci padaku!apa aku salah!aku hanya meminta bantuan!itu saja!” teriak Haruka dalam deras hujan yg membasahi tubuhnya
“sakit rasanya direndahkan seperti itu!!!” kata Haruka tersungkur sambil menangis
“Haruka!!!!” teriak Vira yg menghampiri Haruka
“aku tau bagaimana perasaanmu yg diremehkan seperti itu,kamu bisa sakit kalau hujan-hujanan seperti ini,tolong jangan begini,aku tak mau melihat sahabatku nanti sakit” kata Vira sambil memeluk Haruka yg masih tersungkur

Vira segera membujuk Haruka agar berhenti bermain basket saat ini,dan akhirnya Vira berhasil membujuk Haruka lalu mengantarkannya pulang,Kevin yg melihat mereka berdua semakin menyesal dan bingung,apa yg harus ia perbuat untuk menebus kesalahannya itu,dengan kepala tertunduk penuh akan penyesalan Kevin pun segera melanjutkan langkahnya...

          Akhirnya saat yg ditunggu sudah tiba,yaitu kejuaraan basket putri!semua sangat bersemangat dan tak sabar untuk bermain,kecuali Haruka,mentalnya sudah jatuh sebelum pertandingan dimulai,padahal ini adalah debutnya membela tim basket putri sekolah itu,Vira yg melihat Haruka murung,mencoba memberikan semangat pada Haruka.

“Haruka!ayo semangat!kita kalahkan mereka semua ya!” kata Vira
“iya Vira...” jawab Haruka datar
“Haruka,kamu harus semangat!kita disini support kamu kok!kita saling support satu sama lain!tunjukkan kepada mereka semua bahwa kamu tidak seperti yg mereka katakan!” jelas Vira sambil tersenyum
“Vira....kamu benar kita harus juara!aku akan buktikan bahwa aku bisa!” balas Haruka dengan semangat
“nah!itu yg aku tunggu-tunggu!mari berjuang!” kata Vira
“yeah!”

          Satu per satu pertandingan berhasil dilewati dengan kemenangan,semua bermain sangat bagus dan kompak,Haruka berhasil memainkan perannya sebagai center tim sehingga dapat membawa timnya ke partai final kejuaraan tersebut.
Dan akhirnya partai final pun datang,semua sangat tegang dan grogi karena atmosfir yg diciptakan oleh penonton yg berjumlah sangat banyak dari pertandingan biasanya,namun hal itu tak menyurutkan semangat untuk memenangkan pertandingan,pertandingan dimulai,ternyata lawan cukup tangguh,tim basket Haruka kewalahan menerima setiap serangan bertubi-tubi dari tim lawan,skor terlihat saling mengejar satu sama lain,pertandingan sangat sengit,ditengah pertandingan Haruka melihat Kevin yg sedang menyaksikan pertandingan tersebut,itu membuat mood bermain Haruka seketika down,blunder pun sering dilakukan Haruka,Kevin yg melihat Haruka bermain tak menentu segera melakukan sesuatu.

“AYO HARUKA SEMANGAT!!!FOKUS!!!KALAHKAN MEREKA!!!” tiba-tiba Kevin berteriak
“MAAFKAN AKU!AKU NGGAK ADA NIAT BUAT RENDAHIN DIRIMU!AKU MENYESAL,AKU SALAH!!!AKU ORANG BODOH YG MEMBUANG KEPERCAYAAN ORANG YG TELAH MEMPERCAYAIKU DENGAN TULUS!!!TOLONG MAAFKAN AKU!” tambah Kevin

Haruka terdiam sejenak memandang Kevin yg berteriak seperti itu,Haruka melihat mata Kevin yg menggambarkan ketulusan Kevin meminta maaf kepadanya.
“Kevin.......aku percaya,terima kasih!” kata Haruka pelan sambil tersenyum
“akhirnya kamu mengerti!” balas Kevin pelan sambil membalas senyum Haruka
“Haruka awas!!!!!!!” teriak Kevin pada Haruka
“bbbbbbuuuuuuukkkkkkkkkkk!!!!ggggeeedddeeebbbuuukkk!!!” suara bola basket yg mengarah tepat dan menghantam kepala Haruka hingga Haruka terjatuh
“aaddduuh,si doraemon pake acara jatuh lagi?haha” batin Kevin tersenyum

          Setelah dapat bangun,Haruka melanjutkan permainan dengan mood yg berbeda,terlihat permainan timnya berubah menjadi taktis dan efektif!point demi point telah didapat,dan Akhirnya Tim basket Haruka dapat menang!!!betapa bahagianya Haruka dan semua tim basketnya yg dapat mengangkat trofi pertama mereka.
“Haruka,temui aku di Lapangan basket sekolah ,aku tunggu ya” isi sms dari Kevin pada Haruka

Setelah selesai merayakan kemenangan tim basketnya,Haruka segera bergegas menuju lapangan basket sekolah untuk menemui Kevin,hari semakin sore,mentari senja menyinari Haruka dan Kevin yg berada di lapangan basket tersebut.

“Kevin........???” panggil Haruka sembari berjalan kearah Kevin
“eh,Doraemon?eh maksudku Haruka,hehe selamat atas kemenangannya tadi ya!” kata Kevin tersenyum
“ihh,hampir doraemon lagi?iyaaaa makasih yaaaa” balas Haruka
“makasih?buat apa?” tanya Kevin
“Kevin sudah melatih Haruka jadi center!hehe” jawab Haruka polos
“hehe,aku minta maaf ya,aku tau aku salah...” pinta Kevin
“hm,iya aku sudah maafin kok!jangan diulang lagi yaa!” balas Haruka tersenyum
“hehe,iya”

“Apakah kau melihat mentari senja?Haruka?” tanya Kevin
“iyaaa,itu indah sekali yaaaa?kenapa?” tanya Haruka penasaran
“kamu udah bisa membuktikan bahwa kamu mampu!kamu bisa lewati masa keraguan dan kesulitan yg kamu temui,kamu bisa pancarkan sinar seindah mentari senja itu,pancaran sinar itu membuat semua orang disekelilingmu mempercayaimu!maka teruslah pancarkan sinar seindah mentari senja itu ya?janji?” jelas Kevin dengan penuh keyakinan
“aku janji dasar Kevin jutek!!!!” balas Haruka dengan nada bercanda
“apaan sih,hehe dasar doraemon!!!” kata Kevin

Sore ini ditutup dengan melihat mentari senja yg indah,semoga esok dapat kembali melihat keindahan sinarnya yg dapat menenangkan dan memberi semangat dalam menghadapi setiap rintangan yg ada didepan kita nanti......

-The End-

Writer: #DNY
Inspired by new single JKT48 “Yuuhi wo Miteiru ka?”
Thanks for @JKT48FCIndon

Rabu, 17 Juli 2013

FanFict48: "Yuuhi wo Miteiru ka?" (Jessica Veranda Edition!)



Apakah Kau Melihat Mentari Senja? Ve?




          Sore itu saat aku dan teman-temanku sedang berkumpul di taman sebuah universitas yang cukup terkenal di kota ini,kami semua berbincang tentang topik yang sama,yaitu tes SBMPTN yang dilaksanakan pagi tadi dan esok pagi,yap kami semua sedang mengikuti tes yang akan menentukan diterima atau tidak di PTN yang kami inginkan,bukan cuma kami semua peserta mungkin menginginkannya,

“haaah,capek tadi!tesnya susah amat!kangen rumah juga...” keluh salah satu temanku
“iya,baru aja ninggalin rumah 2 hari,tapi udah kangen keluarga aja nih,ya gak den?”
“iya hahaha,jadi cepet pengen pulang nih” kataku sambil tertawa

          Kami adalah perantau dari luar kota,yah,maklum lah demi masuk PTN yg didambakan harus ada perjuangan juga kan?salah satunya merantau ke luar kota untuk mengikuti tes ini,selama berada dikota ini aku dan teman-temanku ngekos,tapi sialnya aku dapet kos an yg cukup jauh dari lokasi tes,selain itu aku juga sendirian karena semua temanku udah dapet kos an masing-masing.

          Sore telah berganti malam,dan saatnya untuk kembali ke gubuk sementara,seperti biasa aku masih setia dengan motor sportku yang sudah kuno ini,mengapa kuno?lah?ini motor sport keluaran jadul,mesin 2 tak,suara jantan banget,dan larinya yg ngebut!(tapi pada zaman kejayaan motor ini),tanpa basa-basi ku starter motorku ini,

“trengggggg!!!trengtrenggggg!!!!”
“wah ngeri coy,motor 75 mu masih galak juga yaaa,haha!” ejek temanku
“eee,ini nih sepuhnya motor ninja jangan diremehin bro” balasku
“haha,yaudah be careful coy,jangan ngebut ya?ntar mogok lagi?haha”
“sial lu,gimana mau ngebut?lari nya kaya kakek gue saat ikut lomba lari 17an,yg bener aja” kataku pasrah

          Akhirnya kami semua berpisah menuju Kos an masing-masing,saat tengah asik menikmati jalan aku merasakan ada yg tidak beres dengan mesin motorku ini,rasanya seperti mau tepar nih motor, ”ceguk,ceguk,treeing,bbrrruttttuttuttu”
Haah,ternyata motorku mogok!sial banget duh!mau tidakmau aku harus menuntun motorku ini sembari mencari tempat yg tepat untuk memperbaikinya,dan akhirnya aku memutuskan berhenti didepan sebuah mini market yg cukup terkenal di Indonesia ini,setelah 2 jam berkutat dengan motor,motor pun bisa nyala lagi,wah betapa senangnya diriku ini,namun tubuh terasa lelah dan haus,kebetulan sekali aku berada tepat di depan mini market ini,bisa beli minuman deh,segera aku bergegas masuk.

“selamat malam,silahkan berbelanja dengan nyaman.....” ucap seorang gadis kasir mini market tsb
“ii...yyaaaa” jawabku grogi
“yaampun,mbakmbak kasirnya cantik banget!aduh!” batinku berbunga-bunga

          Selama ada didalam mini market tersebut tak henti-hentinya aku memandangnya,sampai-sampai aku tak sadar apa yang ku ambil dan akan  kubayarkan kepada gadis kasir yg cantik tersebut,kupandang wajahnya yg mulai tertawa kecil melihat barang apa yg akan aku beli,

“kak,gak salah mau beli ini?” Tanya gadis kasir itu sambil menahan tawanya
“beli apa?” jawabku setengah sadar sambil memperhatikan barang tersebut
“ini minuman datang bulan untuk wanita loh?kakak kan pria?hehe?” jelas gadis kasir itu
“eh!buset dah!apaan?nggak!yaampun salah ngambil nih saya!” jawabku spontan
“tobat dah!kenapa ngambil ini!” gumamku sambil membalikkan badan utk menukarkan minuman tersebut
.....
“nah ini nih yg bener!fiyuhhh...” kataku sambil memberikannya kepada gadis kasir itu
“udah bener nih kak?ntar salah lagi,hehe,saya total yaaa”
“aduh udah cantik,baik,ramah,wwaaahh” batinku
“semuanya 10.500 kak”
“oh iyaiya,tunggu bentar ya”

          Saat akan mengambil uang dari dalam tasku,aku menemukan satu plastik uang recehan,lah ternyata si Alvin temanku diam-diam menukar uangku dengan recehan ini,seketika aku tertegun,melihat sekitar,wah untung sepi nih...

“si Alvin nih!sial banget,semua duit dalem dompet ilang!pasti ngutang lagi tuh anak!mana cadangan uang ketinggal dikamar kos lagi,ampun...” batinku
“mbak bayar pake uang apapun boleh kan,yg penting halal,iya gak?” jelasku dengan PDnya
“iya kak,emang ada apa sih?” Tanya gadis itu penasaran
“kliiittttiikkkk,satu,kkkkllliitiik,dua,kkkllliitiik,tiga....” dan seterusnya sampai uang recehan tadi menjadi terkumpul sebanyak 10.500,gadis kasir itu bengong melihatku menghitung recehan sembari menahan tawanya itu,
“udah selesai ngitungnya?” Tanya gadis kasir itu
“aaaddduuhh,hehehe,emmmm,hehehe,mbak uangku kurang 500 nih?gimana ya?” jawabku polos
“yaaaahhh,ngitung lama,malah kurang,yaudah deh,nggakpapa,sekalian amal” balas gadis itu sambil tertawa
“makasihhh yaaa!“
“dasar,cowok lucu,hheehee” gumam gadis kasir tersebut

          Setelah keluar dan berniat mencoba kembali motor,eeeee mogok lagi motornya,terpaksa harus jadi bengkel dadakan lagi,tak terasa sudah sangat larut,mini market sudah tutup namun aku tak menyadarinya,karena sibuk dengan motor,lalu...

“kak,lagi ngapain?kok masih disini?” Tanya gadis kasir tadi
“eh,mbak kasir iya nih motor mogok lagi” jawabku
“berarti dari tadi disini?gak capek kak?”
“capek sih,tapi capek ilang kalo liat mbak,hehe” batinku dalam hati
“kak?halo?jangan bengong!” kata gadis kasir tersebut
“eh iya,maaf mbak,nanya apa tadi?”
“haduh jangan panggil mbak dong,aku seumuranmu tau?panggil Ve aja ya?”
“oh,Ve yaaa,aku deny,salam kenal ya Ve!em,mau pulang emang?”
“iya nih” jawab Ve singkat
“aku anterin mau nggak?motor udah gak rewel nih,hehe” tawarku pada Ve
“nggak ah nanti ngrepotin kamu lagi?” tolak Ve
“nggak kok,lebih aman kan,ini udah malam lho,banyak bahaya.mau ya?”
“emmm,oke deh!”

          Saat diperjalanan mengantar Ve pulang,kami bercerita banyak hal mulai dari dirinya,diriku,dan motorku (apaan sih?nih motor ngapain diceritain,butut juga!),yah,ternyata Ve juga ikut tes  SBMPTN,aku tanya alasan kenapa ia sudah bekerja,ternyata karena faktor ekonomi,ia bilang ingin sedikit meringankan beban orang tuanya,ia hanya bekerja saat malam saja,setelah sampai dikediaman Ve aku merasa aneh,semua orang disekitar rumah Ve menatap dengan mata sinis,apa yg terjadi?sepertinya mereka benci melihat Ve,aku merasa sangat bingung,lalu aku ditawari Ve untuk mampir sebentar,namun aku menolaknya,karena sudah larut malam dan esok adalah hari penting jadi aku langsung pulang saja...

          Pagi ini adalah tes SBMPTN hari kedua,sekaligus hari terakhir,semua antusias sekali tak terkecuali diriku yg sedang berbunga-bunga karena berkenalan dengan gadis kasir cantik bernama Ve,setelah tes selesai aku sengaja tidur di kursi panjang bawah pohon rambutan,sembari menunggu suasana parkir dan jalan agak sepi,namun disela-sela diri sedang bermimpi indah ada seseorang yg tak asing lagi...

“Den....den....halo?bangun!!!” terdengar suara perempuan
“waaaaaa!!!!!ggeeddeeebbbuukk!!!” karena kaget aku terjatuh dari kursi itu
“aduh,sakit coy.....haah?Ve!?” sapaku kaget kepada Ve sambil memegang kepalaku
“cie,mimpi apa tadi sih?sampe jatuh gitu?haha” ejek Ve
“hehe,aku mimpiin kaaamm..”
“bbiinnggg?” sambung Ve
“yaaa,kambing...,eeehh!!!enggak lah ngapain juga!”
“ihh,dasar cowok lucu!” ejek Ve lagi
“biarin!” kataku
“kamu tesnya disini juga Ve?wah sama dong,haha”
“iya,tapi kemarin belum liat kamu,kan belum kenal,haha” jawab Ve
“tapi sekarang kan udah kenal,jadi kita teman kan?walaupun baru kenal,aku merasa senang lho!”
“ii..yyy..aa,kita teman!aku juga sama....” jawab Ve tersenyum

Aku dan Ve ngobrol cukup lama di kursi bawah pohon rambutan tersebut,sesekali aku mengambil rambutan untuk kami berdua,tak habis-habisnya topik bicara antara aku dan Ve,aku dan Ve selalu melempar canda sehingga kita saling melempar senyum...

“buah rambutannya manis yaa,nyam!nyam!” kataku sambil memakan 3 buah rambutan sekaligus
“iihh,atuatu makannya den!keselek repot ntar!” tegur Ve
“udah kasep nih,hahahaah” balasku
“hehe..,emm,kamu balik hari ini den?” Tanya Ve
“iya,mungkin,kenapa?mau ikut?” ajakku pada Ve

Ve hanya diam,wajahnyanya berpaling dari diriku,seketika aku merasa selama ini dia kesepian,sepertinya jarang menghabiskan waktu dengan teman-temannya karena ia juga sibuk harus membagi waktunya untuk bekerja demi menopang ekonomi keluarganya...

“Ve?kamu nggakpapa kan?” Tanyaku pada Ve
“aa...kkuu belum pernah merasa senyaman ini didekat teman-temanku,mungkin karena aku terlalu menutup diri dengan lingkungan?tapi buat apa jika mempunyai teman,tetapi tak pernah mendukung diriku saat terpuruk,mereka mengucilkanku,semua orang berpikir negative tentang diriku,aku hanya ingin membantu keluarga,untuk itu aku rela pulang larut malam,aku berbuat benar namun bagi mereka salah!mereka tak tau apa yg aku kerjakan!aku tak seburuk seperti yg mereka pikirkan!” jelas Ve dengan mata yg berkaca-kaca
“ohh,aku mengerti,tadi malam semua orang disekitar rumah Ve itu.....” batinku
“Vvvee...?” ucapku lirih

Suasana yg ceria seketika menjadi hening ketika Ve berkata seperti itu,aku merasa bingung,sedih,tak tau apa yg akan kukatakan kepada Ve untuk memecah keheningan ini,lalu aku menemukan suatu ide!aha!segera mungkin aku duduk didepan Ve sembari menyanyikan sebuah lagu untuknya...

tepat di depan matamu,ada sungai mengalir luas sebuah sungai yg besar,walaupun gelap dan dalam walaupun arusnya deras...tidak perlu ketakutan walaupun kau terpisah dan tepian pasti ada lebih percayalah pada dirimu.....

Seketika Ve terhenyak dan memandangku dengan sangat heran,kulihat pipinya telah terbasahi oleh air mata kesepian yg dipendam oleh diri seorang gadis kasir bernama Ve itu...

“seluruh manusia pasti mengalami rintangan Ve,manusia juga butuh proses untuk melewati rintangan itu,dan kamu,sudah dalam proses tersebut!memang tak mudah!tapi tetaplah berjuang!aku yakin kamu cewek yg kuat!lepaskan kebencianmu,believe yourself yaa...!!!” jelasku sambil mengusap air mata Ve

“iya...makasih den,walaupun baru kenal,tapi kamu adalah sahabat terbaikku!” ucap Ve sambil tersenyum

.....

          Siang pun sangat cepat berganti malam,Ve tetap bekerja seperti biasanya sebagai gadis kasir di sebuah mini market,sebelum  mini market akan tutup,Ve menyempatkan diri untuk merapikan semua rak makanan,namun karena terlalu lelah,ia kehilangan fokus lalu dengan tak sengaja ia melakukan kesalahan hingga barang dagangan jatuh berserakan dilantai,Ve sangat kaget atas kesalahannya tadi dan segera merapikannya kembali,namun......

“aduh,kok bisa gini sih,aku udah lelah banget nih,berantakan semua!!!” keluh Ve sambil merapikan dagangannya
“mbak kasir?lagi ngapain?tuh kasirnya kok ditinggal?ntar saya rampok lho uangnya?” kataku
“deny?kok kamu disini?aku kira kamu udah pulang sore tadi?” Tanya Ve heran sambil menolehkan kepalanya kearahku
“hehe,batal deh,aku belum sempat jalan-jalan keliling kota ini,kira-kira ada yg mau nemenin gak ya?” tanyaku sambil membantu Ve merapikan dagangannya
“kamu mau nggak?” tanyaku lagi
“ehm,beneran nih???” balas Ve
“iya toh,masa benerin?aneh jadinya kan,”
“apaan sih,iya deh aku temenin,nyasar nanti kamu yg repot!” ejek Ve

          Keesokan harinya,aku sudah bersiap untuk menghabiskan satu hari penuh dikota ini,tentu saja bersama Ve,aku berharap hari terakhirku dikota ini akan sangat menyenangkan,setelah selesai berpakaian,aku langsung saja menuju kerumah Ve,setelah menjemput Ve,kita berdua berkeliling kota dengan motor bututku ini,dari mulai tempat yg ramai sampai tempat juga yg sepinya kaya kuburan,wah betapa senangnya diriku ini.

          Tak terasa hari sudah sore,Ve mengajakku ke tempat dimana ia menghabiskan waktunya jika ia sedang sedih atau ingin menenangkan diri,aku sangat penasaran juga tak sabar melihat tempat itu,ahhh,mulai ada perasaan gelisah dan takut menghantui diriku,bukan karena tempatnya sakral nan menakutkan,ternyata tempat yg kita berdua tuju adalah perbukitan,haduh tak bisa kubayangkan nih motor? apa kuat naik turun bukit.
Dan ternyata benar,beberapa kali tanjakan disitulah motorku mogok,tiap kali mogok Ve selalu marah dan memanyunkan bibirnya itu,tapi aku senang,karena Ve sangat terlihat berbeda hari ini,setelah beberapa kali berjuang melawan mogok,akhirnya sampai juga di taman diatas bukit ini,wah memang benar disini sangatlah nyaman,tak heran Ve sangat betah berada disini...


“yyaaa sampai deh!bagus kan tempatnya!!!” pamer Ve
“hah,ini,hah,haduh,diem dulu deh!” kataku ngos-ngosan
“ih,kamu kenapa sih?nyebelin tau ga?” balas Ve sambil memanyunkan bibirnya
“ampun Ve,aku lelah nih,dari tadi fix motor terus,kamu tinggal manyun aja,jelek tau?” balasku
“iya!emang aku jelek!kenapa!!!?” bentak Ve
“wih,ngambek?dasar hehe,nggak kok,kamu lucu kalo lagi manyun gitu?”
“halah kamu boohhhoo...”
“juga cantik.....” balasku sambil tersenyum
“a..aapa?” Tanya Ve heran
“cantik!eh yuk main layangan?ada abang yg jual  layangan tuh?” ajakku sambil menarik tangan Ve

          Setelah membeli sebuah layang-layang,kita berdua bermain bersama,mencoba menerbangkan layang-layang setinggi-tingginya,kami berdua sangat bersemangat,karena terlalu bersemangat layang-layangnya pun tersangkut di sebuah pohon,lelah berlarian, aku dan Ve duduk berdampingan  di rerumputan yg terhampar luas disertai angin sepoi-sepoi sambil melihat pemandangan matahari senja yg sangat indah....

“haha!capek ya Ve?”
“nggak juga sih,aku seneng hari ini!” balas Ve dengan riang
“hehe,kapan-kapan kesini lagi yukk!aku pasti kangen tempat ini,hhaaaahhh” ajakku pada Ve

Tak ada respon dari mulut Ve,setelah aku menoleh kearahnya,ternyata ia hanya tersenyum  saja,bagiku itu adalah jawaban yg cukup untuk pertanyaan yg telah kuberikan tadi....

“Apakah kau melihat mentari senja? Ve?”
“iya,seperti apa yg sedang kita berdua lihat saat ini?kenapa?” Tanya Ve
“dia...sangat indah,apa kau mau jadi seperti dia?”
“maksudmu?jadi seperti mentari senja?” Tanya Ve lagi
“iya,tetap sinari dengan indah jalan menuju cita-citamu ya,agar dapat terwujud!kelak jika sudah tercapai,sinarilah juga orang-orang yg kamu sayangi,juga orang-orang yg telah menginjakmu selama ini,sinarilah mereka semua dengan sepenuh hatimu!” jelasku
“ta..pi..mereka benci aku,aku seperti tak berarti jika ada didekat mereka aku....” kata Ve sedih
“mereka semua juga akan menjadi bagian dari jalan kesuksesan yg akan kamu raih!percayalah!” kataku
“kamu benar den,jika tak ada mereka semua,aku tak akan bisa melangkah sejauh ini,sekarang aku mengerti maksudmu...terima kasih yaa sahabat!” kata Ve sambil tersenyum
“aku janji kita akan bertemu lagi!ini bukan perpisahan!!!tos dulu!hehe” balasku tersenyum
“aku pegang janjimu den!ayuk toss!!!”
“pplllaaakkk” suara kedua telapak tangan aku dan Ve sebagai tanda berakhirnya hari ini dan janji yg telah kita berdua ucapkan

2 tahun kemudian.........

          Sudah lama rasanya aku kembali ke kota ini,kota tempat aku melaksanakan tes dulu,aku sengaja mampir ke kota ini setelah sekian lama tak melihatnya lagi,juga ingin menghidupkan kenangan yg dulu pernah ada di kota ini,saat kembali ke kota ini aku merasa ada yg kurang.....
Aku berdiri di depan sebuah mini market yg tak asing lagi untukku,tempat dimana aku bertemu sahabatku yg bekerja sebagi gadis kasir,ku lihat dari luar dia sedang melayani para pelanggan dengan senyuman yg antusias,aku masih merasa canggung bertemu dengannya sekian lama,ini waktu yg tidak tepat...
Hari berganti sore,kulihat dia telah keluar dari mini market tersebut,kupandang dirinya dari seberang jalan,dia sepertinya pulang lebih awal,ku ikuti gerak-gerik dirinya dari belakang sampai di jalan yg sepertinya aku kenal dan familiar dengan ingatanku,dan ternyata benar yg ia tuju adalah tempat favoritnya itu.....
Setelah sampai kulihat ia duduk di tempat rerumputan luas sambil memandang mentari senja sore yg indah,aku berjalan perlahan kearahnya,ingin sekali diriku untuk menyapanya setelah 2 tahun tak bertemu...

“bagus banget ya tempat ini,banyak kenangannya pula?bukankah begitu Ve?” kataku memecah keheningan
“siapa?kamu mengikutiku ya?apa yg kamu inginkan?” balas Ve tak melirik sedikitpun
“kalau mau menggangu,lebih baik pergi saja...maaf...”  tambah Ve
“.......” aku tertegun,terdiam sejenak,apa Ve udah lupa?apa hanya pura-pura?dia bahkan tak menolehkan kepalanya sedikitpun,aku mulai bingung...
“aku.........” kataku terbata-bata
“kangen kamu sahabatku?” kata Ve tiba-tiba memotong
“............”
“aku....juga...” balasku
               
Aku hanya tersenyum,ternyata Ve masih ingat padaku,aku segera duduk disampingnya dan kita berdua melepas rindu sambil memandang mentari senja indah seperti 2 tahun yg lalu.......

“Apakah kau melihat mentari senja?” tanyaku pada Ve
“kamu nggak berubah ya?iya,sekarang aku masih berusaha menjadi mentari senja yg indah itu...aku yakin bisa menggapai impianku!” balas Ve semangat
“sekarang kamu sudah lebih baik dari yg dulu...bagus Ve” kataku sambil tersenyum menatap Ve

Kita berdua pun tersenyum sambil memandang satu sama lain,ditemani oleh keindahan mentari senja yg menyinari persahabatan aku dan Ve..............

-The End-



Writer: #DNY
Inspired by new single JKT48 “Yuuhi wo Miteiruka?”
Thanks for @JKT48FCIndon